Selasa, 06 Desember 2011

Gara-Gara Nyantai

Bismillahirrahmanirrahim....

Hiks, hiks, pengen nangis rasanya :(
Sehabis seminar menyisakan kemalasan yang luar biasa bagiku. Kemalasan dan kebanyakan nyantai mengakibatkan semua terbengkalai. Dan di saat-saat aku mulai pengen konsultasi lagi kedua dosen pembimbingku kagak ada. Yang satu pergi ke Jakarta satunya lagi ntar sabtu. Wuahhhhh gimana ini ??

Satu lagi, punyaku kan pake metode penelitian kuantitatif. So, harus pake alat bantu SPSS dong. Nah, ini dia masalahnya sampai tanggal sekarang belum ada perkembangan kapan pelatihannya. Padahal aku penting banget buat ngerjain bab IV. Hm, semoga saja deh ya.

Alhamdulillah kemarin juga dapat solusi dari kakak tingkat untuk buku yang belum nemu. Solusinya bisa aku beli di penerbitnya langsung. Sekitar jam dua belas aku memilih pulang ke rumah dulu. Langsung deh nyari di google. Alhamdulillah ya ktemu no.tlepon dan website mitra ahmad. Itu, lo agen buku yang ada di palasari book bandung. Langsung deh hubungi dan nyari bukunya.

Sayang, seribu sayang pas mau transfer ke bank mandiri sudah tutp. Padahal kurang 5 menit dari jam 3. So, langsung deh tancap gas ke BNI di Unlam. Alhamdulillah ya masih buka dan bisa transfer.

Hm, tanganku juga agak gatal nih buat nulis cerpen. Tapi, masih belum ada insiparasi. Hiks,hiks...

Banjarmasin, 7 Desember 2011

Kamis, 17 November 2011

Ceritaku Bulan ini

Bismillahirrahmanirrahim...
Alhamdulillah Allah memberikanku waktu agak luang hari ini dan aku pengen memanfaatkannya untuk menceritakan tentang proposal skiripsiku. Tapi, ya maklumlah seingatku saja ya.

Selasa, 1 November 2011
Hari itu, ada jadwal untuk konsultasi dengan pembimbing 2. Tapi, berhubung ada pelantikan dekan di banjarbaru terpaksa dibatalkan dan diganti esoknya (rabu, 2 November 2011).
Nah, saat itu aku ketemu dengan Ikhsan. Cerita dan share tentang permasalahanku. Ternyata, bank yang akan menjadi objekku sudah menerapkan PSAK 106. Finally, aku mesti mikir lagi judul apa yang pantas nantinya dan gimana mendapatkan ide serta meneyelesaikannya dalam waktu yang relatif singkat itu. Setelah share aku dapat beberapa ide. Seingatku waktu itu aku pengen nulis ide di buku notes biru kecilku. Tpi, aku nggak bawa alat tulis. Dan itulah awal mulanya. Sepertinya buku itu tertinggal di bangku depan aula dan aku baru menyadarinya keesokan harinya. Pengen nangis rasanya. Ada data-data penting dan juga kartu perpustakaan di dalam buku itu. Tapi, memang sudah nasibku sepertinya.

Rabu, 2 november 2011
aku konsultasi dengan pembimbing 2 dan kali ini barengan dengan ka tika dan ka nisrina. Kami jalan kaki menuju MM di depan gerbang kampus. Sambil jalan sambil cerita-cerita asyik juga. Panas dan jarak jadi tak masalah. Menunggu bapaknya tidak terlalu lama. Kami konsul bertiga. Alhamdulillah bapak memberikan saran untuk ganti objek ke BMT atau kopsyah.
Setelah itu, aku langsung memikirkan di mana ada BMT dan mencarinya. Seingatku ada di seberang Masji Arr Rahim sultan adam. Yah, sesambil mencari objek baru aku nanya-nanya ke ka azizah dan ka nai. alhamdulillah mereka berdua mau membantuku.

Kamis, 3 november 2011
Aku mampir ke BMT yang ada di seberang mesjid ar Rahim. Hm, tidak sesuai harapan ternyata. Mereka tidak menerapkan pembiayaan musyarakah. Cuma ada di spanduk saja. Ya, sudahlah akhirnya aku pergi saja ke tempat yang lain. Nyari-nyari BMT tapi nggak nemu.
Finally, malamnya aku daat sms dari ka nai kalau ada mahasiswa beliau yang juga tugas akhir tentang pembiayaan musyarakah. Tapi masih dicarikan dulu alamat dan no.teleponnya. alhamdulillah ya ^^

Jum'at, 4 november 2011
Abah membatuku untuk mencari BMT di martapura. Dari informasi yang aku dapat dari Om mamat ada beberapa BMT di martapura. Rencananya kami mau mendatangi 2 BMT sekaligus tapi ternyata waktu tak memungkinkan karena hari jumat.
Awalnya kami menuju sekumpul. Katanya sih gang madrasah. Rasanya kagak masuk akal kalau BMT berada di dalam gang. Tapi, karena nekat akhirnya kami masuk juga ke dalam gang. Abah yang baru bisa nyetir sih nekat aja. Untung saja tak terjadi apa-apa.
Setelah dicari-cari kagak nemu akhirnya kami nelpon om mamat lagi. eh, ternyata BMT nya berada di pinggir jalan saja. Ketemu juga akhirnya.
Jujur aku kurang suka dengan pelayanan mereka. Meski yang punya BMT itu mahasiswa abah tetapi mereka kurang ramah. Mungkin karena banyak pekerjaan ya.
Hm, ini dia antara pengelola dengan pemilik beda jawaban tentang pertanyaan awalku. Karena aku binggung dan kurang sreg kami mau mohon diri. Waktu itu jam menunjukkan pukul sepuluh dan ada rencana mau ke BMT yang di pasar. tapi, dicuekin dan binggung mau pamitan gimana. Menunggu..menunggu..menungguu akhirnya setengah sebelas kami pamitan. Kagak jadi deh untuk penelitian di sana. Why ?
Pertama, mereka tidak menerapkan pembiayaan musyarkah. Cuma di brosur saja ada tulisannya. Kedua pencatatan yang mereka lakukan selama ini hanya kas masuk dan kas keluar saja. Ketiga, SOP mereka antara ke bank muamalat dengan kopsyah. Keempat badan hukum mereka koperasi. Huahhh...pengen nangis rasanya.
api, alhamdulillah aku dapat sms dari ka nai, tentang mahasiswa beliau yang pernah meneliti tentang musyarakah. Siang itu juga aku menuju rumahnya setelah pulang ke rumah. Kalau tidak salah sekitar pukul dua siang kami sudah tiba di rumah. Panas-panas tetap kubelain untuk ke rumah beliau. Dikasih cuma-cuma lagi. Alhamdulillah dapat ide juga. Malamnya aku langsung kejar tayang menyelesaikan semuanya.

Sabtu, 5 November 2011
Aku menyerahkan revisi proposal dengan ibu Hikmah. Kali ini aku mengganti objek menjdai bank muamalat. awalnya pengen bank muamlat indonesia yang pusat. tapi, setelah dipikir-pikir akhirnya ke bank muamalat yang ada di bjm saja.
ibunya bilang hari senin atau selasa baru bisa konsultasi. Besok sudah lebaran haji. harusnya aku senang dengan lebaran haji. tapi, kali ini malah nggak berasa sama sekali.

Minggu, 6 november 2011
ada yang lain dengan lebaran haji kali ini. entah karena aku mumet atau karena tak ada lagi sosok mamah. tapi, aku cukup senang hari itu, kami mampir ke kuin dan berangkat ke kubur mamah bersama. ada baiti kecil yang menjadi penghiburku. si cantik tapi manja selalu hadir dengan kepolosan tingkahnya.

Selasa, 8 November 2011
aku mulai terserang tipes. tapi aku tetap ke kampus dan merevisi apa yang bisa aku revisi. sebenarnya aku konsul dengan ibu dan bapak tapi ternyata ibu tidak masuk. jadi cuma dengan bapak saja. jujur, kelamaan nunggu di kampus kepalaku tambah sakit. badanku meriang, harusnya aku istirahat saja di rumah tapi keadaan yang memaksaku.
dengan bapak rano aku diminta untuk memperbaiki beberapa hal termasuk menambah variabel. oh, ya aku lupa senin, 7 november aku ke bank muamalat untuk mengantar surat dan meminta data. alhamdulillah pelayanannya cukup memuaskan meskipun tidak ada kenalan atau orang dalam.

Rabu, 9 Novemerb 2011
Tambah parah sakitku. Tapi, tetap aku paksakan untuk ke kampus. Harusnya aku lebih banyak istirahat dan menjaga pola makan Tapi, aku tidak memenuhinya. aku begdang setiap malam bahkan tidurku bisa dihitung dengan jam. untuk makan sendiri aku terkadang lupa. Hasilnya bukan optimal malah sebaliknya. aku mengerjakan proposalku sambil rebahan.
Itu pun tetap aku paksakan untuk ke kampus konsultasi dengan bapak rano. beliau setuju saja dengan proposalku dan masih perlu ada edit-meedit sedikit. jujur kali ini aku tidak menguasai sama sekali bahannya. tapi, ya sudahlah sambil jalan.

Kamis, 10 November 2011
Kepalaku tambah berat untuk bangun tidur, aku memang bangun dari jam setengah dua belas dan nggak tidur sampai subuh untuk mengerjakan proposal. keinginan untuk mundur sangat besar tapi ada abah yang tak setuju selalu menekan dan memberikan motivasi.
Aku jjuga tetap memaksakan untuk ikut upacara meskipun kepalaku tambah sakit. Mana upacaranya lumayan lama lagi. Huh...
Dan setelah upacara aku langsung pulang ke rumah. Istirahat karena ibu juga tidak bisa konsultasi anak beliau sakit dan masuk rumah sakit.
pulangnya bukannya aku langsung istirahat rebahan tapi justru rebahan sambil mengerjakan proposal lagi. Rasanya tak ada habis-habisnya ya ??

Minggu, 30 Oktober 2011

Konsultasi dengan Pembimbing 2

Sabtu 29 Oktober 2011

Rencanaku untuk ikutan acara diskusi buku yang dapat buku grats Denny Indrayana terpaksa kubatalkan. Badanku agak meriang ditambah flu dan juga maag yang kambuh dari pagi. Terpaksa aku mencoba istirahat di rumah meski tak sepenuhnya istirahat karena aku harus menyelesaikan revisi latar belakang dari Ibu Hikmah.

Dengan kepala yang rada pusing, hidung meler dan mual-mual. **bukannya sok lebay sih, memang kondisiya begitu, hiks** Aku usahakan untuk menyelesaikan revisi latar belakang. Menambahkan permasalahan yang terjadi dan mengurangi kata-kata yang tidak terlalu penting. Alhamdulillah selesai juga kira-kira zuhur.

Jam setengah dua aku pergi ke kampus untuk menyerahkan rrevisi latar belakang dan rencananya sekalian konsul. Tapi, ternyata ibunya meminta untuk diletakkan saja dulu karena nanti akan dibaca. Entah apa yang ada dipikiranku saat itu. Pulang ke rumah aku bawa proposal untuk ibu, yang aku serahkan hanya revisi yang tujuh lembar itu saja, tanpa nama lagi. Ckckkckkk

Jam 3 aku ke kampus lagi setelah menelpon Bapak Rano untuk konsultasi. Alhamdulillah ada Bapaknya dan aku langsung ke ruang beliau tapi sebelumnya aku ke ruangan Ibu Hikmah, untungnya beliau masih ada dan aku meminta maaf karena sudah terbawa pulang tak sengaja proposalnya.

Eh, ternyata belum ada yang masuk untuk konsultasi, jadilah aku pasien duluan untuk konsultasi. Jujur, gugup juga sih aku kan belum sempat baca bahannya. Benar dugaanku beliau menanyakan beberapa hal. Mulai dari pengertian akuntansi, laporan keuangan syariah, akad-akad bank syariah. Hingga berujung pada mengapa aku memilih akuntansi syariah.

Lalu pertanyaan kemudian membuatku jadi ragu untuk mengambil judul ini, karena beliau mengatakan bahwa harus ada nilai tambah untuk perusahaan. Kata beliau kalau-kalau tidak ada perbedaan antara PSAK 59 dengan PSAK 106. Memang sepintas kulihat tidak ada perbedaan. Tapi, kucoba teliti satu perbedaan menurutku adalah pengakuan aset, dimana PSAK 59 mengatakan kalau aset itu diakui keuntungan atau keruigian sedangkan PSAK 106 pengakuan kerugian harus diamortisasi, **kalau tidak salah ya**

Ya, namanya juga resiko aku harus berani bertanggung jawab. Inssya Allah aku akan berusaha menyelesaikannya. Meskipun resikonya lebih banyak. Tidak ada penelitian terdahulu yang benar-benar mendukungku. Apalagi kakak tingkat mengatakan kalau penelitian diskirptif itu bisa ditolak saat seminar. Ya Allah.

Rencana hari ini senin untuk ke bank mengambil data jurnal transaksi terpaksa batal. Orangnya sedang tidak ada di tempat ditambah lagi belum meminta izin dengan pinca. Allah hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadMu lah kami memohon pertolongan. Semoga saja semua ini berakhir dengan indah.

Banjarmasin, 31 Oktober 2010

Jumat, 28 Oktober 2011

Pengumpulan Data Tahap 2

Bismillahirrahmanirrahim...

Jum'at 28 Oktober 2011, hari sumpah pemuda euiy. Tapi aku kagak tahu hari ini ada upacara atau tidak di rektorat. Hehehe

Dari subuh sekitar jam setengah empat aku sudah bangun. Jam empat kurang lima menit kamu berangkat dari rumah ngantarkan abah dulu ke bandara. Tapi, jemput kawan-kawan abah dulu. Hedeh, lumayan lama ternyata menunggu mereka siap. Intinya jam setengah tujuh pagi kami tiba di rumah.

Nah, jam sepuluh lewat lima belas menit aku pergi ke bank. Ini yang mau aku ceritakan. Menemui Ka Udin dulu sebelum mengambil datanya. Jujur aku sih nggak enak hati juga selalu menganggu, tapi ....

Data yang aku perlukan kan memang belum lengkap. Jadinya aku ke balik ke bank lagi. Ka udin mencarikan data yang aku perlukan. Aku diminta ke lantai tiga. Disana aku disuguhi dengan dokumen-dokumen yang tebal-tebal. Tapi ternyata tak ada satupun dokumen yang sesuai dengan yang aku minta. Dokumen itu lebih ke arah pembiayaan bukan akuntansinya. Ada sih satu dokumen tentang akuntansi tapi isinya tentang akuntansi pajak penghasilan, biaya entertaintmen. Sedangkan yang aku minta kan pedoman untuk akuntansi pembiayaan musyarakah.

Oh ya, aku ketemu dengan ka Janah, kakak tingkatku. Ngobrol sebentar dengan beliau. Alhamdulillah beliau mengenaliku ternyata sebagai adik tingkat. Hehe

Karena data yang aku minta tidak sesuai, akhirnya aku langsung minta data tentang ilsutrasi jurnal yang digunakan oleh pihak bank. Ngobrol dengan ka udin sebentar via telepon kemudian diminta menemui Mbak Dewi.

Mbak Dewi masih sibuk saat itu, tapi untungnya beliau dengann sabar masih membantuku. Ya, langsung saja aku perlihatkan contoh yang ingin aku minta. Setelah menunggu sebentar aku kemudian diminta menemui Pak Fadly.

Aku pikir orangnya sussah diajak ngomong. Awalnya sih iya terlalu serius. Tetapi setelah itu, beliau asyik aja diajak bicara dan ngomong. Beliau mau membantuku tapi katanya nanti hari senin saja. Ya, sudah aku bilang saja kalau sebenarnya batas waktunya lumayan lama lagi. Tapi, aku mau mencoba analisis mulai sekarang. Maklum itu pokok pembahasan lumayan susah. Pak Fadly juga bilang kalau musyarakah ini susah lo analisis pembahasannya. Namanya juga tantangan insya Allah selalu berusaha dulu.

Oh ya, diluar konteks cerita ya. Aku dapat telepon dari seseorang saat di bank. Orang itu mau mesan pin kayu.Tapi aku kan jual harga standar. Trus, dia mau yang harga 500 rupiah tapi ongkirnya yang murah dan sehari sampai. Berhubung ongkir ke jakarta mahal makanya kagak jadi. Bukan rezeki aku kali ya...

Sudah dulu deh, aku nggak enak badan sedangkan hari ini harus konsul lagi.

Bjm, 29 okt 2011

Konsultasi 1

Bismillahirrahmanirrahim. . .

Kemarin (26 Okt 11) aku konsultasi pertama kali dengan Ibu Hikmah. Lumayan lama menunggu tapi untungnya ada Aya yang menemani ngobrol. Ngobrolnya sih kesana kemari tapi asyik juga bahasannya. Makasih ya Aya sudah menemani menunggu.

Sekitar pukul setengah tiga Ibu Hikmah baru datang. Beberapa menit menunggu beliau masuk ke ruangan setelah itu aku menelpon Edo. Di dalam ruangan beliau sedang ada yang dikerjakan. Sebenarnya nggak enak juga sih menganggu beliau. Untungnya beliau baik hati. Aku dan Edo menunggu beberapa menit. Setelah itu beliau memanggilku untuk konsultasi.

Baru awal konsultasi aku sudah harus revisi lagi latar belakang. Kata Ibunya latar belakangku terlalu umum, tidak terlihat pokok masalah yang sebenarnya ingin aku angkat. Untunglah aku mendapat dosen pembimbing yang baik seperti beliau. memberi saran untuk perbaikan dan memberikan waktu kepadaku untuk memperbaiki. Tidak terlalu lama aku konsul dengan beliau. Selain beliau juga sibuk ada giliran yang lain. Alhamdulillah konsultasinya berjalan lancar.

Singkat sajalah ceritanya ya, lagi kurang enak badan untuk mengerjakan sesuatu. Semoga saja Allah memberikan kemudahan hingga nanti sampai seminar dan sidang skiripsi. Amiin.

Banjarmasin, 29 Oktober 2011

Minggu, 23 Oktober 2011

Pengambilan Proposal

Bismillahirrahmanirrahim...

Wah..keasyikan mengerjakan sesuatu jadi lupa posting cerita. Yo, wes lah kali ini singkat-singkat saja ceritanya. Ada yang mau dikerjakan lagi.Hihi..

Sabtu, 22 Oktober sekitar pukul setengah sepuluh aku ke kampus, ngambil proposal dan surat pengantar penunjukkan dosen pembimbing. Di kampus rame banget soalnya ada intimates day.

Ngobrol dengan kawan-kawan sampe pukul setengah dua belas. Pulang ke rumah dan hanya duduk sebentar. Ditelpon Mama dan pergi ke mesjid syafaah. Diajak ke DM tapi mampir dulu ke pasar kuripan.

Di DM pas makan di KFC ternyata ada ahmad dani. Hm, aku nggak terlalu suka sama t orang. Yo wes aku makan saja apa yang ada di meja.

Minggu, 23 Oktober 2011
nah, ini dia cerita paling seru dan menyenangkan. Pagi sekitar pukul setengah tujuh kami pergi ke banjarbaru. Biasanya sih pukul enam pagi atau enam kurang ke bjb. Awalnya mampir dulu ke rumah Ka Heni baru ke murjani.

Pertama kali aku jualan jadi pedagang kaki lima. Untung ditemani Ka Rasyid jualannya. Hahah.
Alhamdulillah laku lumayan banyak walau banyak yang dikorting harganya. Lumayan income hari itu 126 ribu.

Dan hari ini senin, 24 oktober 2011
aku nunggu dosen sampai jam 1 ternyata yang satu dosennya sakit dan satu lagi kagak masuk.
Mudah-mudahan besok ibu dan bapaknya datang dn konsultasi skiripsiku berjalan sampai selesai dengan mudah dan dilancarkan. Ammiiinn

Rabu, 19 Oktober 2011

Pengumuman Dosen Pembimbing

Selasa, 18 Oktober 2011
Seperti biasa aku ada kuliah siang di hari selasa. Tepatnya jam 1 siang. Tapi, berhubung aku penasaran dengan pembagian dosen pembimbing akhirnya aku datang agak awalan sekitar pukul setengah satu.

Sebelum ke kelas aku ketemu dengan beberapa kawan. Ternyata pengumuman sudah keluar tapi belum ditempel. Langsunglah aku putar arah naik ke ruang kajur.
Bismillah..ternyata pengumuman dosen pembimbingnya masih dalam proses print. Aku melihat namaku yang jadi paling lembaran paling awal.

Pembimbing 1 : Dra. Noor Hikmah, MSA
Pembimbing 2 : Rano Wijaya, SE, M.Fin(kalo ndak salah ya)

Binggung mengungkapkan perasaanku. Senang ya, sedih ya, kecewa dan binggung juga iya. Tapi, aku harus yakin aku bisa menjalani semua ini dengan Dia yang selalu dekat dengan hamba-hambaNya.

Ya, cerita singkatku cukup sekian dulu ya.
Masih binggung tanganku kaku untuk menulis. Heheh

Wassalam ^_^