Selasa, 11 Oktober 2011

Marketing ^_^

Bismillahirrahmanirrahim....

Hai..hai..ketemu lagi. Kangen nggak ya, sama aku. Cie...pede banget ya aku. api, yo wes lah. Mumpung lagi sedikit santai dan pengen nulis yo wes aku ketemuan lagi sama blog-ku yang satu ini.

Cerita yang aku tulis kali ini tetap tentang perjalanan skiripsiku. Tapi, sudah 2 hari yang lampau sih. Tepatnya senin. Pengennya hari senin juga nulisnya tapi karena banyak yang harus dikerjakan jadi nggak sempat de. Sok, sibuk gitu, hehhee..

Senin, tanggal berapa ya ? Ops, sudah lupa tanggal ternyata, haha..
Tanggal 10 Oktober 2011. Bener kan ??
Nah, pagi seperti biasa aku kuliah masuk jam 8. Ngulang alias rekos sama angkatan 2011 lagi. Ckckck...malu juga sih, hehehe. Mendengarkan penjelasan dosen dan dapat tugas di kelas. Ngerjakan buku besar dan neraca saldo. Eh, tiba-tiba dapat sms, isinya gini kurang lebihnya.
"Mbak, hari ini ya wawancaranya dengan bagian marketing ditunggu jam 12 dengan pak Harry." Dari siapa kah sms itu ? Hayo, ditebak-ditebak.

Itu sms dari Mbak Dewi karyawan BRISyariah. Ternyata nulisnya harus disambung lo BRISyariah bukan BRI Syariah. Ingat, ingat, ting !! hehe

Jam 12. Astagfirullah. Sebenarnya hari ini aku mau mengerjakan proposal di rumah sehabs pulang kuliah. Dan tadi memang aku berencana untuk sms mbak dewi untuk cancel wawancara. Tapi, kupikir ulang lagi. Bukannya kesempatan tak akan datang dua kali. Mumpung mereka yang menawari kenapa tidak diambil kesempatan. Ku reply lah sms itu, meski agak lambat nunggu selesai tugas di kelas. hehhe
"Iya, mbak insya Allah. Mkasih Mbak"

Muter-muter otak, untuk menyusun planning hari ini. Keluar kelas saja sudah setengah sebelas. Belum lagi aku ke perpustakaan pusat mengembalikan buku dan juga menyiapkan pertanyaan. Weleh-weleh, mumet juga memikirkannya tapi langsung bergerak cepat saja dijalani.

Keluar dari ruang 2aku langsung ke atas. Mencatat format surat yang belum selesai dicatat tadi pagi. Habis dari situ langsung tancap gas ke perpustakaan pusat ngembalikan buku akuntansi islam dan akuntansi syariah. Kalu boleh jujur dua buku itu belum sempat dibaca cuma dilihat-lihat saja. Hihihi

Hampir pukul sebelas aku selesai urusan di kampus. Pulang ke rumah lewat antasan. Sebenarnya agak lambat melewati jalan ini. Tapi, aku lagi pengen saja lewat jalan ini. Dan aku baru sampai di rumah pukul 11.15. Hedeh, langsung deh bikin format pertanyaan yang ingin ditanyakan.

Nanti deh diakhir tulisan aku lampirkan pertanyaan-pertanyaan yang aku buat hanya dengan beberapa menit. Hohoho...

Hampir jam 12 aku baru pergi ke bank. Rencananya mau lewat jalan gatot tapi aku mikir jalan situ ketemu sama lampu merah yang luaaammmaaaa banget gitu lo. lebay.com. So, kuputuskan untuk ngambil jalan benua anyar. Eh,eh tambah lama nyampenya. Jalanannya kan sempit t dilewati mobil-mobil mana aku kagak berani melewati mobilnya. Maklumlah kalau di jalan2 kecil aku berani menyelip kalau mobilnya stabil.

Dua belas lewat lima menit aku baru sampai. Pegawai kantornya pada keluaran untuk istirahat. Aku berharap 5 menit terlambat tidak membatalkan janji dengan beliau. Seperti biasa aku suka dengan pelayanan di sini ramah dan good service.

Masuk dari pintu depan disambut Pak Satpam. Ditanya ada yang bisa dibantu dan akhirnya aku diminta menunggu sebentar. setelah itu, seperti biasa aku akan naik ke atas untuk wawancara.

Kali ini, aku kagak tahu yang mana orangnya. Katanya ada dua orang yang nantinya bisa aku wawancarai. Seperti biasa aku celingak celinguk mencari yang mana orangnya. Untungnya aku langsung ketemu orangnya dan diminta untuk masuk ke ruang tunggu.

Hampir 5 menitan lebih aku menunggu. Aku sih maklum mereka kan pada sibuk. Apalagi seharusnya ini jam istirahat mereka, malah aku ganggu kan. Nah, awalnya masuk lah dua orang lelaki. Tapi, aku masih belum tahu siapa mereka sampai akhirnya mereka mengenalkan diri.

Yang satu namanya Pak Harry dan satunya lagi Pak Faisal. Sebelumnya biasalah basa-basi dulu. Tapi, belum menjurus pertanyaan, Pak Harry mendapat telepon dan langsung ke luar. Yo, wes aku wawancara dengan Pak Faisal.

Alhamdulillah, Pak Faisal orangnya menyenangkan. Ya, meski agak serius sedikit sih tapi aku senang karena dapat banyak informasi tentang musyarakah di BRISyariah. Kurang lebih setengah jam kami ngobrol dan aku pamitan. tapi sebelumnya aku minta tolong duluan, kalau-kalau nantinya ada yang mau aku tanyakan lagi. Alhamdulillah aku diberi kartu nama beliau. Tapi aku lupa menyelipkan dimana. Hiks, hiks.

Keluar dari bank, udara panas menyambutku. Sengatannya menembus hingga ke rongga-rongga tulangku. Jadi berpikir lebih panas lagi nantinya neraka. 'Auzubillahiminzalik.

Dari bank aku langsung menuju mesjid syafaah di kuripan. Rencananya aku mau jalan-jalan ke DM dengan Mama. Untungnya tidak terlalu lama menunggu mama. Hehhe...

Aku lebih suka jalan-jalan cuma berdua dengan Mama. Meski kagak beli apa-apa tapi paling tidak ada teman untuk diajak jalan-jalan. hehehe... Lumayan lama sih di DM di gramedia tepatnya dan aku bawa pulang satu buku dan kemungkinan besar saat aku bayar di kasir uangku jatuh. Hiks

Jam empat aku nunggu Mama yang naik angkot di Kayu tangi 1. Untungnya tidak terlalu lama dan langsung tancap gas ke rumah. Di rumah aku cuma mampir untuk sholat ashar dan langsung ke tempat les. Capek banget sih sebenarnya tapi apa boleh buat, semua harus dijalankan.

Ya, begitulah agenda itu hari itu dan pulang ke rumah hampir jam enam sore. Eh, langsung berangkat lagi beli makanan dan kertas di kuripan. Allahu Akbar...Allah memberikan energi yang luar biasa kepadaku.

Dan hari ini (dibaca rabu, 12 Oktober), aku minta ttd dari kajur. Dosen PA ku lagi keluar kota. Tapi paginya aku motocopi. Luammmaaa banget satu jam motocopi, aku juga sih salah sudah tahu di situ orangnya lama banget ngerjain.

Sudah ah, aku mau istirahatkan pinggangku dulu. Lampiran pertanyaannya lain kali sajalah ya. Hehehhe

My Home, 12 Okober 2011

Sabtu, 08 Oktober 2011

Pengumpulan Data Tahap 1

Bismillahirrahmanirrahim...

Finally, ngisi pulsa internet juga untuk sebulan. Hihihi....
Jadinya bisa nge-blog curhat-curhatan deh. Nyeritain perjalanan skiripsiku.

Nah, kemarin siang tepatnya eh bukan sih kira-kira jam 8 dan 9 aku sms Mbak Dewi. Biasalah mau konfirmasi dulu kalau aku mau datang ke Bank buat ngambil data, de el el. Tapi, kagak dibalas-balas. Aku sih sebenarnya paham-paham saja. Kerja di bank kan pasti banyak kerjaan jadi pasti ada saja kemungkinan untuk lupa balas sms. Aku juga puya kebiasaan seperti itu sih. Lupa balas sms kalau keasyikan mengerjakan sesuatu. Hihihi ^_^

Dan aku berangkat dari rumah jam 2 siang. Menurut jam rumahku. Hohoho...
Dari arah sultan adam kulajukan kuda besiku dengan kecepatan 40 km. waduh, harinya panas euy, kalau nggak bela-belain untuk nyari data malas rasanya aku keluar di siang-siang kayak gitu.

Berhubung pengen cepat-cepat ya sudah aku tambah saja kecepatan jadi 60 km. Maklum aku ngambil jalan sultan adam terus benua anyar, gatot subroto dan a.yani. Resiko mengambil arah jalan ini adalah 3 kali bertemu lampu merah.

Lampu merah pertama adalah lampu merah yang terletak di sultan adam. Huh, ngantrinya panjang euy. Mana panas lagi. Untungnya sekarang sudah mulai berani untuk nyelip-nyelip. Hihihi...**meski sebenarnya agak gugup juga sih***

Sedangkan lampu merah kedua adanya di simpang empat gatot. Hedeh, yang ini sih bentar banget mana sering banget lagi orang kagak sabar nunggu lampunya yang lumayan lama dan nyerobot seenaknya sja. Huh...

Last, lampu merah di a.yani. Yang ini juga lamanya minta ampun. Satu setengah menit. Dan yang aku bikin gregetan mobil yang seenaknya saja. Sudah tahu orang juga mau belok eh diserobot.

Dan hari ini aku benar-benar bertemu dengan tiga lampu merah. Pas sekali saat aku sampai di depan zebra cross. Hahaha

Tapi begitu sampai di bank. Wuiihh, ademnya AC menggantikan panasnya saat di luar tadi. Hehehe..

Nah, yang aku suka di sini adalah service nya keren. T.O.P deh. Ramah dan melayani nasabah dengan senyum, sapa dan santun. Seperti saat aku datang yang lalu awalnya di sambut oleh Pak Satpam.

Pertanyaan yang sama "ada yang bisa dibantu mbak ?"
tentu saja Pak, jawabku cuma dalam hati saja. Hihihi...

Ya, kujawab saja aku pengen ketemu dengan Mbak Dewi. Pertanyaan dilanjutkan dengan "sudah ada janji Mbak ?"
Kalau pertanyaan yang ini aku akan bilang sudah Pak. Meski sebenarnya aku cuma konfirmasi perihal kedatanganku dengan Mbak Dewi. Hehehe

Aku disuruh nunggu dan sambil nunggu aku ngambil brosur sekalian baca-baca dulu. Nah, lumayan lama juga menunggu. Aku nebak Mbaknya banyak kerjaan sebenarnya aku takut juga sih mengganggu tapi apa boleh buat ya ??

Alhamdulillah ada Ka Udin yang pas kebetulan keluar. Ditanyalah aku mau apa. Ya, kujelaskan. Aku ke sini mau penelitian alias ngumpulkan data. Beliau mau lihat data apa yang aku perlukan. Untung saja aku mencatat di buku notes kecilku yang sering aku bawa kemana-mana.

Alhamdulillah aku langsung dibawa naik ke atas tanpa harus menunggu Mbak Dewi lagi. Di atas Ka Udin konfirmasi dengan Mbak Dewi untuk mencarikan data yang aku perlukan. Nah, beliau dan Mbak Dewi mencarikan datanya di gudang sedangkan aku sendiri menunggu di bangku yang disediakan.

Bangkunya itu empuk meski masih empuk kasur. Hedeh, apa hubungannya ya ??
Tapi, sebenarnya aku agak kurang enak duduk di sini. Why ? Karena bangkunya tepat berhadapan dengan pegawai-pegawai yang sedang bekerja. Takutnya mengganggu dan pokok nggak enak sih.

Untungnya aku nggak nunggu lama. Ka Udin datang dan menyerahkan laporan tahunan BRI Syariah. Tapi sayang seribu sayang yang ada hanya laporan kantor pusat itupun tahun 2008 dan 2009. Tapi, sudah lah syukuri saja. alhamdulillah ya...

Aku mencatat apa yang aku perlukan. Sejarah nya meski sebenarnya aku perlu sejarah dari pendirian KI di Banjarmasin. Tapi, nantilah bisa saja aku kombinasi sendiri. Visi misi dan beberapa hal lainnya yang aku anggap penting.

Tapi, eh tapi laporan keuangnnya terlalu lengkap. Dan aku pikir susah kalo aku menuliskan semuanya. Bisa repot aku. Mana sudah jam 3.15 lagi. Ya, sudah aku beranikan saja untuk meminjam dengan Mbak Dewi. Alhamdulillah Mbak Dewi minta izin dengan MO dan diperbolehkan.

Aku lalu menanyakan tentang selanjutnya data yang kuperlukan tentang musyarakah. Dan langsung nanya-nanya dengan marketingnya. Sebenarnya aku mau nanay kapan aku bisa aku nanya-nanya. Eh, malah beliau konfirmasikan dengan orangnya langsung. Dan jawabannya adalah "sedang keluar". Walau aku tahu maksudnya. Hehehe

Yo wes lah...cukup sekian dulu ceritaku ya...
Catatan ini aku buat tanggal 8 Oktober tapi terjadi sehari sebelumnya alias tanggal 7 Oktober. Hehehehe

BJM, 08102011

Selasa, 04 Oktober 2011

Pengumuman Pertama ^_^

Bismillahirrahmanirrahim. . . .

Kemarin aku lupa untuk nulis kegiatanku dan kabar tentang diriku. Tapi, mumpung ada waktu sebentar istilah kerennya nyuri-nyuri waktu, cieeeeyeee, sok sibuk euy..

Langsung sajalah ya. Seperti biasa aku kan sekarang cuma kuliah hari senin pagi dan selasa siang. Jadi agak santai. Hehehehe. Pagi-pagi aku sempat-sempatin facebook-an sebelumnya beres-beres rumah seadanya dulu. Hm, enak euy ternyata di rumah sendiri.

Next, jam setengah satu aku ke kampus. Jujur, agak takut gimana gitu. Ya, kemarin adalah pengumuman seleksi judul proposal. Memang sih ada kawan yang sms judulku diterima tapi tetap aku juga masih gugup liat pengumumannya. Hedeh, sok lebay deh.

Alhamdulillah, judulnya diterima kajur. Keterangannya "Lanjutkan".
Subahanallah, Allah memberikan kemudahan yang sudah kesekian kalinya tak terhitung nikmat dan kemudahan dariNya. Semoga selaly dimudahkan selalu. Amiinn.

Tapi, aku kasihan dengan seorang kawanku yang judulnya di fending dulu. Kata kajur sih judulnya terlalu simpel dan perlu ditambah variabel. Aku juga tidak bisa banyak emmbantu ide ku mampet saat itu. hehhe..tapi kubantu dengan doa semoga saja dia cepat dapat insiprasi.

Lanjut, aku kuliah ALK tapi berhubung ada kesalahpahaman kuliahnya cuma sebentar. Pulang deh..

Sampai di rumah aku lanjutkan kegiatan membuat tutorial flanel utk P3A flanel. Aku memang sengaja membuat tutorial yang banyak biar bisa dijadikan persediaan. Kan aku nggak bisa datang lagi. Kemarin aku buat kodok dan kelinci. Sampai sore. Kebiasaanku adalah ketika aku lagi suka-sukanya mengerjakan sesuatu maka aku bisa nggak ingat waktu lagi.

Nah, malamnya sesuai kesepakatan dengan orang rumah, hehehe...istilahnya gitu ^_^ Aku ke gramedia. Hm, kupikir ke gramedia yang di veteran ternyata yang di DM. Aku t agak malas kalau ke gramedia DM, parkirnya susah euy, dan pasti deh kagak ingat waktu.

Buku-buku tentang akuntansi syariah yang aku cari ada sih tapi yang satu keduluan orang dan yang satunya lagi bukunya sisa stok yang cacat. Jadinya aku cuma beli satu buku saja. Dan beruntugnya dibayari Abah. Alhamdulillah ya...

Buku yang aku beli judulnya Akuntansi Perbankan Syariah : Dari Teori ke Praktek. Harganya lumayan mahal sih 115 ribu. Tapi kalau sudah dibayari kagak masalah. Whuahhaaa....

Hm, hari ini sebenarnya aku pengen ke bank karena sudah janjian, tapi ada agenda lainnya juga yang harus dikerjakan. Dan memang harus pintar-pintar memilih ya, memanajemen waktu.

Semoga selalu mendapatkan nikmat dan kemudahan dariNya. Amiinnn...

Senin, 03 Oktober 2011

Surat..... Akhirnya ^_^

Bismillahirrahmanirrahim....

Setelah menunggu beberapa lama dan tentunya dengan galau.com akhirnya surat itu berada di tanganku juga. Surat ?? Hedeh, cuma surat kok senang banget.

Iya, dong gimana nggak senang. Itu surat merupakan surat persetujuan dari BRI Syariah untuk aku mengadakan penelitian di sana. Sudah telat sehari aku mengumpulkannya ke kajur. Dan sudah hampir seminggu aku belum mendapatkan konfirmasi. Dan akhirnya aku menelpon ke pihak BRI, mereka membuatkannya hari jumat. Tapi, karena ada kesalahan pahaman sedikit jadi aku nggak jadi hari jumat ke sana.

Alhamdulillah ya...semuanya beres.

Dan senin ini, aku ke kampus dulu paginya. Kuliah dan minum sebentar di kampus. Next, ke Bank BRI Syariah. Pertanyaan yang sama setiap kali aku ke bank adalah "sudah ada janji Mbak ?"

Ya, sudah aku bilang saja sudah. Hohoho..

Naik ke lantai dua menemui Mbak Dewi, dan aku senang ketemu Mbak Dewi beliau ramah banget orangnya. Ngobrol sebentar dan kemudian aku diberi kesempatan kapan saja mau mengadakan penelitian. Kemungkinan nanti kalau aku mau melakukan wawancara dengan Pak Yudi manajer operasional, atau dengan Ka Udin.

Alhamdulillah benar-benar lega keluar dari bank. Tak lupa aku mengambil beberapa brosur untuk dipelajari. Dan di parkiran motor Pak satpamnya membantuku untuk mengeluarkan motor. Padahal aku nggak minta bantuan. Tapi, i like this service.

Sebelum balik ke kampus, aku ke pal enam dulu ngembalikan buku. sebenarnya sih sudah terlambat, tapi sekali lagi Alhamdulillah masih boleh ngembalikan buku.
Dan kagak bayar denda. Hehehe ^^

Eits, aku balik ke kampus. Ngumpul KTI prasayarat beasiswa, seadanya saja lah yang penting aku ngumpul dulu. Huahhhaaaaa...

Ngumpul surat yang aku dapat juga tadi. Hm, besok pengumuman da masih harap-harap cemas menunggu jawabannya. semoga Allah kembali memudahkanku. Amiinn.

Apalagi ya, aku kursus b.inggris dan i'm enjoy it.

Sudah, dulu ah lagi malas nulis banyak-banyak ....hehehhe
Semoga besok aku temukan keajaiban dan hikmah dari setiap peristiwa. Amiinn

Banjarmasin, 3 Oktober 2011

Selasa, 27 September 2011

Entahlah :(

Bismillahirrahmanirrahim. . .

hari ini tepat memasuki hari ketiga pengumpulan skiripsi. Kawan-kawanku justru sudah siap untuk mengumpulkan ringkasan skiripsi. Data dan surat persetujuan objek sudah mereka dapatkan dengan mudah. Sedangkan aku. . . .

Aku masih harus menunggu dalam harap-harap cemas. Bagaimana tidak, tadi aku mencoba untuk konfirmasi dan ternyata pimpinan cabang sedang ke mataram. Jadi, mau tidak mau harus menunggu kedatangannya. Dan saat aku menanyakan kemungkinan untuk diterima sebagai objek penelitian jawabannya "belum bisa menjawab karena keputusan pimpinan".

Allah....
waktunya sangat mepet, hanya tersisa 3 hari lagi. Berserah denganMu memang satu-satunya cara untuk menenangkan hati dan pikiran selain berusaha tentunya. Gelisah, ketakutan dan keraguan mulai menggelayuti pikiran.

Semoga semuanya berakhir dengan indah dan baik-baik saja. Amiinn

Jumat, 23 September 2011

Perjalanan Awal Skiripsiku

Bismillahirrahmanirrahim. . .


Ops, aku terlupa untuk merekam memori perjalanan menuju pembuatan proposal dan skiripsiku. Yah, meski terlewat tapi tak masalah lah. Aku mulai menulis walau lampau. Hehehe...

Awalnya, aku sempat ragu untuk program skiripsi semester ini. Tapi, berkat doa dan dukungan dari ortu aku mencobanya. Mulai mencoba mengerjakan perlahan di saat liburan lebaran kemarin.

Ternyata Allah mempermudah jalanku perlahan demi perlahan. Berawal ketika aku mencari objek untuk peelitian. Awalnya aku ingin konsen ke ASP, tapi setelah berpikir ulang lagi akhirnya aku beralih ke Ak.Syar. Dan alhamdulillah aku kembali memudahkanku dengan bertemu orang-orang yang siap membantuku.

Pertama, adalah kawan di FLP. Tapi, ternyata aku keduluan dengan kawanku. Akhirnya aku banting stir ke bank yang lainnya. Dan disini ada kawan kakak sepupuku Ka Udin. Aku sudah sejak SMP kenal beliau. Dari bertanya-tanya kemudian aku diarahkan beliau untuk membuat surat dan mengajukannya.

Tanggal 15 September 2011 aku datang ke Bank yang terletak di samping kebun bunga. Meski aku agak ragu awalnya tapi tetap kucoba dan aku langsung menghadap customer service untuk mengantar surat. Syukurlah, di sini aku diterima dengan sangat baik dan ramah. I like this service.

Next, aku diminta ke lantai dua menghadap Mbak Dewi. Aku juga diterima dengan baik dan ramah di sini. Meski disuruh menunggu aku tetap senang dan santai saja. Ternyata pimpinannya sedang ke Jakarta untuk mengikuti training dan aku diberi pilihan apakah suratnya di tinggal atau aku kembali lagi ke Bank di hari senin. Dan aku putuskan saja untuk suratnya di tinggal.

Nah, sebelum pulang aku ketemu dengan Ka Udin ternyata beliau berada di bawah. Dan langsung saja aku to the point untuk meminta bantuan dengan beliau. Alhamdulillah beliau akan membantu sebisanya.

Tanggal 19 September 2011 aku mulai konfirmasi via sms dengan Mbak Dewi. Karena pimpinannya baru datang dari Jakarta dan masih sibuk jadinya masih belum dibaca. Dan disini aku sempat was-was juga.

Alhamdulillah tanggal 21 September di hari rabu aku kembali konfirmasi. Dan jawabannya aku diminta datang untuk ngobrol dengan pimpinannya jam dua siang. Meski lelah karena aku mengikuti dies natalis tapi tetap semangat untuk datang ke Bank.

Telat beberapa menit, tapi tetap diterima dengan baik. Binggung juga sih mau ketemu siapa dulu. Untungnya Mbak Dewi cepat membalas smsku dan mengatakan aku ketemu dengan beliau dulu. Disini yang menambah aku suka dengan bank ini, satpamnya ramah banget. Ditanya apa yang aku perlukan dan aku bilang mau ketemu dengan Mbak Dewi. Sudah ada janji, tanya beliau lagi. Aku bilang saja sudah.

Untunglah aku tak lama menunggu. Aku di suruh langsung ke lantai dua menemui Mbak Dewi. Sampai di lantai dua aku menunggu beberapa menit kemudian disuruh ke bawah lagi untuk ketemu pimpinannya. Katanya di sebelah kiri.

Celingak-celinguk lah aku di lantai bawah itu. Mau nanya masing-masing orang sedang ibuk. Mau nanya Ka udin beliau lagi ngobrol dengan orang. Eh, ternyata yang harus aku temui adalah Ka Udin. Alhamdulillah, ngobrol ringan saja tentang apa yang aku perlukan. Jadinya, aku tinggal mengetik saja data apa yang aku perlukan. Nanti mereka akan menyiapka data tersebut.

Pulangnya aku mampir sebentar ke gramedia. Nemu buku-buku yang diperlukan tapi harganya mahal-mahal. Ya, aku beli saja satu dulu harganya Rp 100.000 judulnya Bank Islam. Eits, aku ketemu juga dengan kawan-kawan yang ikut pembekalan guru SMK. Bincang-bincang sebentar dan tukeran no.hp. Ternyata mereka asyik euy. Sayangnya aku nggak jadi ikut pendampingan guru SMK. Karena ada beberapa pertimbangan khusus akhirnya batal.

Keesokannya hari kamis tanggal 22 September aku ke kampus dulu untuk mengurus beberapa hal. Sekalian meminta jadwal penyusunan skiripsi, pulang sebentar dan menunggu zuhur. Setelah itu aku mencari rental untuk ngeprint apa yang harus aku siapkan. Di bank sendiri karena pimpinannya sedang keluar dan aku buru-buru kutitip dengan Pak Satpam yang ramah. Katanya nanti disampaikan.

So, sekarang menunggu jawabannya saja. Mudahan semoga dimudahkan segala urusanku.

Tiya_Aulia
Banjarmasin, 23 September 2011

Rabu, 21 September 2011

Bismillahirrahmanirrahim. . . .

Syawal hari kedua. Aku bersyukur tak terhingga ketika nikmat itu datang. Rezeki yang diberikan Illahi dan kenikmatan untuk menikmati Syawal begitu terasa. Dan kami sekeluarga memiliki kesempatan untuk berjalan-jalan keluar daerah. Tujuan kami kali ini adalah Pelaihari.

Rencana awal berangkat pukul tujuh pagi. Yah, seperti biasa pekerjaan rumah membuat perjalanan kami molor hingga pukul sembilan pagi. Tapi, tak apa yang penting kan jadi berangkat. Hahahayy...

Hm, sebelum melanjutkan perjalanan kami mampir terlebih dahulu ke Gambut tepatnya warung Baiti. Nah, ini dia yang aku suka, itik gambut dan sambal masak habang yang wuiihh...enak tenan pokoknya. Abah membeli lima bungkus, rencananya untuk di makan di perjalanan nantinya.

Next, perjalanan pun dlanjutkan. Tapi kalo boleh jujur, aku agak was-was juga. Maklumlah drivernya adikku, yang baru belajar atau bisa mengemudikan mobil. Tapi, tetap dinikmati perjalanannya.

Subahanallah, perjalanan yang kami lakukan cuma berempat ternyata sangatlah berkesan dan begitu menyenangkan. Bagaimana tidak, di dalam mobil tak pernah diam. Selalu saja ada yang jadi bahan tertawaan. Ya, paling tidak itulah cara kami agar tidak mengantuk, terutama drivernya. Hehe...

Sepanjang perjalanan inilah yang sangat kunikmati. Pemandangan yang sungguh indah. Pepohonan di sepanjang jalan. Panorama perbukitan yang takkan pernah kutemui di kota. Dan aku sengaja tidak membaca buku di dalam mobil hanya untuk menikmati keindahan dari Sang Maha Pencipta.

Kali ini aku tidak mabuk di perjalanan. Maklumlah adikku tidak ngebut membawa mobilnya. Dan ini yang sangat aku sukai, santai dan bisa menikmati perjalanan.

Sawah-sawah yang terhampar luas sungguh menambah keindahan perjalananku kali ini. Meskipun beberapa perbukitan yang aku lewati gundul. Katanya ada yang di gundul untuk mencari biji besi ataupun batu bara. Sayang sekali padahal, seandainya masih hijau pastilah lebih baik.

Satu tempat yang sebenarnya ingin aku singgahi adalah gunung kahayangan. Banyak yang bilang panoranama gunung ini sangat bagus. Dan saat melewatinya ternyata sebuah pegunungan yang ada tempat untuk bersantai di puncaknya. Pantas saja dari atas puncak gunung kahayangan bisa melihat semua panorama kota Pelaiharai. Inginnya aku ke sana. Tapi, adikku mana berani. Dia takut karena jalan menuju ke sana berkelok-kelok dan agak curam.

Di pinggir jalan, aku lupa apa nama jalannya, kami mampir untuk membeli penganan. Dan yang paling aku suka di warung itu ada upak dan kerupuk gumbili. Ini dia my favorite snack. Mantap dah kalo ngemil yang dua ini. Apalagi kalau upaknya masih hangat-hangat dan lagi pake gula habang. Hm,,,enaaakkk tenan pokoknya.

Kira-kira kami sampai di Pantai Tangkisung sekitar pukul dua belas siang. MAsya Allah macetnya jalan dan beriaknya manusia. Pantai benar-benar seperti sarang manusia. Apalagi panasnya yang minta ampun.

Dan keadaan ini kami manfaatkan untuk makan siang di dalam mobil. Sambil meikmati itk yang sueeddaaapppp sekali. Hm, jadi kepengen makan lagi.

Akhirnya dapat tempat parkir juga untuk mobil. Meskipun lumayan jauh dari pantai dan sepertinya juga akan lama untuk keluar dari tempat parkiran ini. Parkirannya tidak teratur sih.

Nah, pas sampai di tempat parkiran yang di depan mesjid azan zuhur berkumandang. Sambil menunggu yang lain sholat aku menikmati angin sepoi-sepoi di sekitar perkampungan pantai ini. Kalau aku amati sepertinya kebanyakan penduduk di desa ini bukanlah orang asli banjar. Maksudku sih tidak semua penduduknya pribumi. AKu melihat dari logat bahasa mereka. Seperti ada yang memakai logat makasar, jawa.

Tapi, inilah Indonesia kan. Punya banyak suku dan bahasa yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Begitu juga dengan Pelaihari salah satu kota di Kal-Sel. Keanekaragaman bukan membuat mereka terpecah belah justru akan membuat mereka lebih bersatu dan beradaptasi dengan masyarakat sekitar.

Sempat sangat kecewa juga sih. Ke pantai tapi tak mencicipi dinginnya air pantai menerpa kaki. Habis orangnya bejibun. Cuma menikmati es nyirur dan beli beberapa aksesoris buat oleh-oleh. And finally, aku membeli bros berbentuk kura-kura yang kecil dan gantungan kunci kura-kura. Ternyata gantungan kuncinya "batagar". Ckckckck. Pantasan harganya murah daripada yang lain. Kalau yang lain harganya Rp 5.000 per pacs dan kagak mau kurang sama sekali. Eh, yang ini mau kurang harganya cuma Rp 10.000 dapat empat. Gimana nggak tergiur walau akhirnya kecewa. Hiks...

Kira-kira tak sampai juga satu jam di sana. Pulang deh...Maklum kalau kebanyakan orang malah nggak asyik..Di pantai kan enaknya kalau sunyi dan tidak terlalu panas udaranya. Tapi, sudahlah...pulang dengan rasa kecewa. Tanpa satu kali pun foto di pantai. Mungkin lain kali sajalah bisa berfoto ria di pantai.

Meskipun begitu pulangnya kami mampir sebentar ke mesjid Syuhada. Mesjid ini merupakan mesjid terbesar di kota Pelaihari. Senang rasanya berfoto beberapa kali di sana. Sesambil menikmati angin yang bertiup sangat sejuk dan tentu saja angin itu membuat mataku mengatuk.

Mungkin sekitar setengah empat kami memulai perjalanan pulang dari Mesjid Syuhada. Hm, diperjalanan pulang aku kembali melewati Gunung Kahayangan. Dan melihat beberapa pengendara motor yang termundur jalannya. Maklumlah jalannya terjal dan beliku untuk sampai ke sana.

Selain itu, ada juga mobil Pic Up yang terbalik. Penumpangnya kemungkinan selamat semua sih. Karena aku melihat nggak ada yang luka-luka.

Nah, sebelum pulang ke Banjarmasin kami mampir ke rumah makan subur group. Tempatnya tepat di seberang Bandara. Aku memesan Mie Ayam dengan es teh. Meski kagak habis makannya. Di sini aku melihat seorang kakek yang menjual sapu lidi yang beliau bawa empat buah. Menawarkannya ke setip pengunjung yang sedang makan. Untunglah ada yang beli.

Aku yang terbiasa menikmati suasana sendiri memilih duudk di atas ayunan yang ada di depan tempat makan itu. Dan ternyata ada seorang anak perempuan. Awalnya aku mengira dia adalah anak salah satu pengunjung. Ternyata dia anak paman parkir. Aku yang suka berkenalan dan bincang-bincang dengan anak kecil, jadi asyik dengan anak itu yang ngomong bahasa jawa. Ora ngerti aku dek...

Nah, aku salut sama anak itu. Aku kasih jagung rebus malah nggak mau. Katanya takut dimarahi bapaknya. Ternyata setelah aku paksa dia manggil bapaknya. Da bapaknya adalah tukang parkir yang ada disitu. Aku diajak ngobrol sama beliau. Bincang-bincang ringan.

Hingga menjelang senja kami masih menikmati suasana bandara. Nah, ternyata setelah kuperhatikan kakek itu belum pulang. Masih ada sisa satu sapu lidi beliau yang belum laku. Kami memanggil beliau dan beliau menawarkan harga 7000 rupiah. Ditawar 5000 rupiah kagak mau, akhirnya tetap dibeli dengan harga 7000 rupiah. Tapi nggak nyesel juga ish membelinya. Sapunya bersih dan bagus. Akhirnya beliau pulang dengan sepeda ontelnya. Lumayan lah kalau empat buah sapu lidi terjual berarti beliau membawa pulang dua puluh delapan ribu rupiah.

Hampir isya baru kami pulang ke Banjarmasin. Syukurlah kami kembali selamat sampai di rumah. Dan setelah itu. tepar lah kami semua di rumah...

Good Night All..

Semoga saja akan ada perjalanan selanjutnya yang lebih menyenangnkan dan berkesan.